oleh Theresia Dwi Handayani | Sep 22, 2023 | Kegiatan
Jumat, 15 September 2023 SD Marsudirini melaksanakan lomba dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional. Ada tiga perlombaan yang dilombakan, yaitu lomba mewarnai, lomba membuat pembatas Kitab Suci dan lomba ranking 1. Adapun pembagian lombanya adalah sebagai berikut: lomba mewarnai untuk kelas I dan II, lomba membuat pembatas Kitab Suci untuk kelas III dan IV, sedangkan lomba ranking 1 untuk kelas V dan VI.
Perlombaan dilaksanakan di kelas masing-masing, namun khusus untuk lomba rangking 1 dilaksanakan di aula. Seluruh siswa wajib mengikuti kegiatan perlombaan sebagai bentuk pasrtisipasi dalam memeriahkan BKSN 2023. Dalam setiap kategori perlombaan akan dipilih 3 juara.
Juri pada perlombaan mewarnai gambar Yunus di dalam perut ikan adalah Pak Luwi, Bu Magda dan Bu Anna. Pada lomba menggambar ini bapak/ ibu guru akan saling bertukar mengambil 3 gambar dengan pewarnaan sesuai kriteria penilaian. Setelah itu para juri akan memilih 3 gambar yang menjadi juara 1-3. Dalam lomba mewarnai ini akhirnya ditemukan 3 juara yaitu Ano dari kelas I-A sebagai juara 1, Gavrila dari kelas I-B sebagai juara 2, dan Belva Ruby Kusuma dari kelas 2 sebagai juara 3.
Pada perlombaan membuat pembatas Kitab Suci yang mejadi jurinya adalah Pak Dandu, Bu Wiji dan Bu Angel. Pada penjurian lomba ini, guru kelas III dan IV akan saling bertukar kelas untuk memilih 3 karya terbaik sesuai kriteria penilaian. Setelah itu semua pembatas Kitab Suci dijadikan satu. Kemudian para juri akan memilih 3 pembatas yang akan menjadi juara 1-3. Pemenang dalam lomba membuat pembatas Kitab Suci adalah sebagai berikut Marcus Nelson H. dari kelas IV-B menjadi juara 1, Naysa Chelrish Beatrix H. dari kelas IV-A menjadi juara 2 dan Dionisius Angelo W dai kelas III-A menjadi juara 3.
Kemudian untuk lomba ranking 1 pemenangnya adalah 3 siswa yang bertahan terakhir. Pada lomba ini guru akan memberikan pertanyaan benar/ salah kepada seluruh siswa dari kelas V-VI. Setelah itu siswa akan mengangkat plank yang bertuliskan B (Benar) dan S (Salah). Di setiap pernyataan bagi siswa yang gagal menjawab maka harus keluar dari barisan dan menunggu di atas panggung, hingga akhirnya tersisa 3 peserta. Kemudian 3 peserta yang tersisa akan diberi soal benar/ salah, hingga menjadi juara 1-3. Dalam lomba ini yang menjadi juara 1-3 adalah seluruh siswa kelas V-B, yaitu Marcellina Teresa sebagai juara 1, Maria Llavina C. A sebagai juara 2, dan Eunique Corinne S. sebagai juara 3.
Segala rangkaian acara perlombaan berjalan sesuai dengan rencana. Seluruh siswa yang hadir juga ikut berpartisipasi dan mereka terlihat senang serta antusias dalam mengikuti perlombaan. Seluruh pemenang mendapatkan hadiah berupa piala dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dari sekolah atas partisipasi dan semangat siswa dalam mengikuti rangkaian perlombaan BKSN 2023.

oleh Theresia Dwi Handayani | Sep 13, 2023 | Kegiatan
Jumat, 8 September 2023 merupakan Hari Literasi Internasional yang dirayakan oleh seluruh warga Indonesia. Hari Literasi Internasional diperingati dalam rangka untuk mengingatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi. Pada tahun ini adapun tema yang diangkat adalah “Mempromosikan LIterasi Untuk Dunia Dalan Transisi : Membangun Fondasi Untuk Masyarakat yang Berkelanjutan dan Damai”.
SD Marsudirini Cor Jesu melaksanakan kegiatan literasi bersama sesuai dengan arahan pemerintah. Bersamaan dengan apel pagi, seluruh siswa melakukan kegiatan literasi bersama di lapangan. Setiap siswa diminta membawa buku cerita dari rumah. Setelah doa pagi, seluruh siswa membaca buku cerita secara bersamaan.
Setelah membaca buku cerita masing-masing, beberapa siswa maju ke depan untuk menceritakan kembali cerita yang telah mereka baca. Kegiatan literasi berjalan dengan lancar. Bapak Ibu guru juga menanamkan kepada siswa bahwa dengan membaca bisa menambah pengetahuan serta wawasan.

oleh admin | Sep 5, 2023 | Kegiatan
Pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023 suasana di SD Marsudirini Cor Jesu tampak berbeda. Ramai dan penuh antusias ratusan murid beserta orang tua saling bercengkrama serta membaur menjadi satu dalam sebuah kegiatan Family Gathering. Acara dimulai tepat pada pukul 07.30 yang diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari orang tua dan siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kebersamaan dan kerjasama antara sesama siswa dengan orang tua supaya tercipta persatuan yang sangat kuat dan kompak. Kegiatan ini diawali dengan fun walk bersama siswa-siswa, orang tua siswa beserta guru dan karyawan SD Marsudirini Cor Jesu. Rute dari fun walk sendiri yaitu menyusuri Jalan Halmahera, Jalan Barito, Jalan RA Kartini dan Jalan Krakatau.
Seusai fun walk, semua peserta beristirahat sejenak dan mulai berkumpul anak-anak sesuai dengan masing-masing kelas. Beberapa orang tua mempersiapkan untuk perlombaan memasak, namun ada pula yang menyiapkan diri berlatih untuk mengikuti lomba estafet tali. Tidak hanya anak-anak, orang tua pun sangat antusias dalam mempersiapkan lomba ini.
Perlombaan memasak nasi goreng dimulai bersamaan dengan perlombaan estafet tali. Dimana lomba memasak tidak hanya untuk orang tua siswa melainkan kolaborasi antara orang tua dan siswa. Lomba memasak nasi goreng ini memang terkesan sederhana namun, nilai yang terkandung selama proses pembuatan ini sangat bermanfaat yakni nilai kerjasama dan keakraban. Hal itu bermaksud agar orang tua dan siswa saling membangun kepercayaan dan kerjasama sejak dini. Sehingga akan tercipta kedekatan dan keakraban antar pribadi. Dalam membangun keakraban dan kedekatan antar orang tua dan siswa, panitia juga menyiapkan perlombaan yang lainnya juga, yaitu estafet tali. Dengan estafet tali pasangan orang tua dan siswa saling bergandengan yang akan menambah keakraban dan kekompakan. Tawa dan teriakan untuk menyemangati yang sedang lomba terdengar sangat antusias. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB dimana sudah saatnya pengumpulan dan penilaian dari dewan juri. Tak lama kemudian pengumuman kejuaraan dari perlombaan tersebut. Juara umum dipegang oleh kelas II A.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kerjasama antara siswa, orang tua, guru, dan karyawan. Selain itu dari kegiatan ini anak-anak tidak hanya belajar mengenai teori-teori yang diajaran di dalam kelas saja melainkan juga belajar tentang karakter yang tiap orang pasti berbeda. Pendidikan karakter itu membutuhkan waktu yang tidak singkat dan harus intens. Semoga dari kegiatan family gathering anak-anak jadi memiliki karakter yang tanggap, bisa bersosialisasi, bisa berkomunikasi dan bisa bersikap kompak dengan orang tua.

oleh Theresia Dwi Handayani | Agu 31, 2023 | Kegiatan
Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78 SD Marsudirini Cor Jesu mengadakan beberapa perlombaan. Adapun beberapa lomba yang dipilih adalah mengeluarkan bola dari kardus, makan biskuit, membawa kelereng dengan sendok, balap karung, cantol kawat, tarik tambang dan voli guru karyawan. Lomba dilaksanakan mulai Senin- Rabu, 14-16 Agustus 2023.
Rangkaian acara perlombaan di mulai pada Senin, 14 Agustus 2023. Lomba dimulai setelah selesai upacara hari pramuka, kira-kira dimulai sekitar pukul 08.00. Ada 3 lomba yang dilombakan pada hari pertama ini, yaitu lomba mengeluarkan bola dari kardus, membawa kelereng dengan sendok dan makan biskuit. Dalam perlombaan ini dibagi menjadi 2 kelompok, khususnya untuk lomba mengeluarkan bola dari kardus adalah lomba untuk kelas 3-6, sedangkan lomba membawa kelereng adalah lomba untuk kelas 1 dan 2. Segala rangkaian perlombaan berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir. Perlombaan diakhiri dengan lomba makan biskuit di aula.
Perlombaan hari kedua dilaksanakan Selasa, 15 Agustus 2023 dan perlombaan dimulai sekitar pukul 07.30. Pada hari kedua ini ada 2 perlombaan yang dilombakan, yaitu lomba balap karung dan cantol kawat. Di hari kedua ini perlombaan berjalan lebih mengasyikkan karena ada balap karung dan lomba baru, yaitu cantol kawat. Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti perlombaan. Sama seperti hari pertama, perlombaan juga berjalan dengan lancar.
Rabu, 16 Agustus 2023 merupakan hari terakhir dari seluruh rangkaian acara perlombaan. Pada hari ketiga ini ada 2 perlombaan yang dilombakan, yaitu lomba tarik tambang dan voli antara guru serta karyawan. Perlombaan hari ketiga ini semakin seru karena seluruh paralel bertanding dalam perlombaan tarik tambang. Setelah tarik tambang selesai anak-anak diberikan waktu untuk istirahat. Tak berselang lama lalu dilanjutkan dengan perlombaan voli. Lomba voli ini dilaksanakan sebagai puncak acara perlombaan dan khusus untuk lomba voli sebagai wujud partisipasi guru dan karyawan dalam menyemarakkan HUT RI ke-78. Selain itu anak terlihat senang karena melihat Bapak/ Ibu guru dan karyawan bermain voli, serta ada orang tua siswa yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan.
Segala rangkaian perlombaan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Seluruh siswa dalam perlombaan ini adalah juara dan tidak ada yang menang maupun kalah. Karena dalam perlombaan ini adalah untuk memeriahkan dan membangkitkan semangat anak-anak, baik dalam bekerja sama, bersosialisasi, kemandirian, percaya diri dan lainnya.

oleh Theresia Dwi Handayani | Agu 31, 2023 | Kegiatan
Senin, 14 Agustus 202 merupakan hari Pramuka Nasional yang ke- 62. Sebagai bentuk peringatan hari Pramuka SD Marsudirini Cor Jesu mengadakan upacara bersama. Seluruh guru, karyawan dan siswa melaksanakan upacara dan menggunakan seragam pramuka lengkap. Tema besar pramuka pada tahun ini adalah “Sumber Daya Manusia yang Profesional.” Tema ini dipilih dengan harapan kedepannya Pramuka dapat membangun citra positif.
Upacara dimulai pada pukul 06.45- selesai, segala rangkaian upacara sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Upacara kali ini berbeda dari biasanya, karena khusus memperingati Hari Pramuka maka ada siswa yang dipilih untuk membacakan Dwi Darma dan Dasa Darma Pramuka. Selain itu sekolah juga membuat Twibbon agar bisa digunakan seluruh warga sekolah untuk memeriahkan hari Pramuka Nasional.
Setelah kegiatan upacara selesai, seluruh siswa masuk ke dalam kelasnya masing-masing. Seluruh siswa melanjutkan kegiatan pembelajaran dan setelah bel istirahat pertama berbunyi seluruh siswa ke lapangan untuk melaksanakan lomba dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI yang ke-78.

oleh Theresia Dwi Handayani | Agu 19, 2023 | Kegiatan
Pendidikan adalah pondasi bagi perkembangan individu dan masyarakat. Di era dinamis ini, pendidikan juga mengalami evolusi yang terus berubah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan adalah metode pembelajaran yang efektif dan inklusif. Memahami perbedaan setiap siswa dan mengakomodasi kebutuhan mereka adalah tantangan yang dihadapi setiap pendidik. Oleh karena itu, pada hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2023, SD Marsudirini Cor Jesu mengadakan pelatihan pembelajaran diferensiasi yang diikuti oleh kepala sekolah dan seluruh guru.
Pelatihan ini tidak hanya dihadiri oleh seluruh guru sekolah, tetapi juga mendatangkan narasumber ahli dalam bidangnya. Bapak Kristian Purwoatmojo, S.Pd. M.Pd dan Ibu Rr. Kusdihantari, S.Pd. dipercaya sebagai narasumber dalam pelatihan ini. Keduanya adalah pendidik berpengalaman dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengetahuan mendalam tentang pembelajaran diferensiasi.
Bapak Kristian Purwoatmojo, atau yang lebih akrab disapa Pak Kris memiliki gelar magister dalam bidang pendidikan dan telah terlibat dalam berbagai riset dan pengembangan metode pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan individual siswa. Sedangkan Ibu Rr. Kusdihantari, atau yang lebih akrab disapa Bu Kus memiliki latar belakang pendidikan yang solid, telah berhasil menerapkan pendekatan diferensiasi di dalam kelasnya dan memberikan kontribusi berharga terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Pembelajaran diferensiasi adalah pendekatan yang menyesuaikan metode pengajaran dan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik setiap siswa. Pendekatan ini dianggap penting karena setiap siswa memiliki gaya belajar, tingkat pemahaman, dan kecepatan yang berbeda-beda. Dengan menerapkan pembelajaran diferensiasi, guru dapat lebih efektif mengatasi variasi ini dan membantu setiap siswa mencapai potensinya secara optimal.
Pelatihan tersebut mencakup serangkaian sesi diskusi, workshop, dan studi kasus. Pak Kris membawakan materi tentang teori dasar pembelajaran diferensiasi, strategi implementasi di kelas. Kemudian Bu Kus memberikan wawasan tentang pengalaman pribadinya dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi dalam pengajaran sehari-hari.
Peserta pelatihan diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan tanya jawab sehingga dapat langsung merasakan bagaimana penerapan pembelajaran diferensiasi dapat memengaruhi interaksi guru-siswa dan hasil belajar siswa. Pelatihan ini memberikan wawasan baru, keterampilan praktis, dan pemahaman mendalam kepada para guru tentang pentingnya mengakomodasi perbedaan dalam pengajaran.
Pelatihan pembelajaran diferensiasi ini di SD Marsudirini Cor Jesu merupakan langkah positif dalam menghadapi dinamika pendidikan yang semakin kompleks. Dengan melibatkan semua guru dan kepala sekolah dalam pelatihan ini, sekolah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran demi kemajuan para siswa. Penerapan pembelajaran diferensiasi di kelas-kelas akan membantu menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap siswa merasa dihargai dan didukung dalam perjalanan pendidikannya.
