Sabtu, tanggal 5 Agustus 2023 SD Marsudirini Cor Jesu mengadakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah Tahun Pelajaran 2023/2024. Peserta dari kegiatan ini adalah orang tua siswa mulai dari kelas I sampai kelas VI. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SD Marsudirini Cor Jesu Ibu Agustina Wagiyanti S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan perkenalan para guru dan karyawan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh koordinator TK dan SD Marsudirini Cor Jesu yaitu Sr. M. Francina, OSF.

Pemaparan visi misi dan program sekolah dilaksanakan setelah sambutan dari koordinator sekolah. Pemaparan visi misi serta program-program sekolah disampaikan langsung oleh Ibu Tina selaku Kepala Sekolah SD Marsudirini Cor Jesu. Kegiatan selanjutnya diisi oleh SMP Maria Mediatrix yang bertujuan untuk memperkenalkan sekolah tersebut kepada orang tua siswa yang hadir dalam acara ini.

Pada acara inti yaitu, Seminar Bullying, narasumber seminar yaitu Ibu Mariati Budirahardja, Psi.,MM. Beliau menyampaikan bahwa bullying merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi emosional dan mental anak. Para orang tua dan guru memiliki peran penting dalam mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif bullying.

Orang tua dan tenaga pendidik perlu bisa mengenali tanda-tanda bahwa seorang anak mungkin menjadi korban bullying. Tanda-tanda itu meliputi perubahan perilaku anak, penurunan prestasi akademis, hilangnya minat pada kegiatan yang sebelumnya disukai, adanya perubahan pola makan atau tidur, dan timbul perasaan cemas. Apabila hal tersebut sudah tampak maka penting bagi orang tua dan guru untuk membuka saluran komunikasi yang baik dengan anak. Ajak anak untuk berbicara terbuka tentang pengalaman mereka dan buatlah lingkungan yang aman sehingga anak nyaman untuk berbicara tentang masalah yang dihadapi.

Sebagai orang tua siswa hendaknya saat anak berbicara tentang bullying, hindari menyalahkan anak atau membuat seolah-olah anak bersalah. Namun, berilah dukungan emosional dan pastikan bahwa anak tahu jika orang tua berada di sisi mereka. Kemudian bantu anak mengembangkan dan mengatur strategi untuk mengatasi bullying. Salah satunya dengan memberikan dorongan kepada anak untuk tidak merespon secara agresif, tetapi juga jangan memberikan saran untuk mengabaikan masalah tersebut. Ajari anak untuk menjaga jarak dalam situasi berbahaya dan meminta bantuan dari orang dewasa serta melaporkan insiden kepada guru atau kepala sekolah.

Bullying dapat merusak kepercayaan dalam diri anak, membantu anak mengembangkan minat dan bakat yang mereka miliki, mendukung kegiatan ekstrakulikuler yang diminati anak agar mereka dapat merasa diterima, diakui, dan berprestasi di bidang tersebut. Apabila dampak bullying sudah sangat mengganggu kesejahteraan anak, maka orang tua sebaiknya mencari bantuan pada konselor atau psikolog anak.

Mengambil tindakan bagi anak yang terkena bullying memerlukan perhatian, dukungan dan kerja sama dari orang tua, guru dan pihak sekolah. Dengan mengenali tanda-tanda, berkomunikasi dengan anak, dan mengambil langkah-langkah konkret, kita dapat membantu anak-anak menghadapi bullying dengan lebih kuat dan mendukung emosional mereka.

Pada akhir acara ditutup dengan pembagian secarik kertas untuk menuliskan pertanyaan atau keluhan tentang anak. Para orang tua bisa menghubungi Ibu Mariati secara online maupun dapat bertemu langsung. Terakhir doa penutup dipimpin oleh Ibu Magda. Segala rangkaian acara telah tersampaikan dan berjalan dengan lancar.

Tim Media Sosial