oleh Theresia Dwi Handayani | Jun 11, 2025 | Kegiatan
Momen Haru dan Bahagia di Acara Kelulusan Siswa Kelas VI SD Marsudirini Cor Jesu
Senin, 2 Juni 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi siswa-siswi kelas VI SD Marsudirini Cor Jesu. Pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, acara kelulusan digelar secara sederhana namun penuh makna di aula sekolah, dihadiri oleh Kepala Sekolah Ibu Siti Suciyani Theresia, S.Pd.SD, Bapak Ibu guru, beberapa orang tua murid, dan seluruh siswa kelas VI.
Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin dengan khidmat oleh Ibu Silvy, menciptakan suasana nasionalis dan penuh semangat. Setelah itu, doa pembukaan dipimpin oleh Ibu Maya, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran pendidikan selama enam tahun terakhir.
Salah satu momen paling unik dan menarik dari acara ini adalah kegiatan di mana anak-anak mencari balon yang telah disebar di area sekolah. Di dalam masing-masing balon terdapat kartu bertuliskan nama dan pernyataan kelulusan masing-masing siswa. Suasana menjadi penuh keceriaan dan antusiasme saat anak-anak mencari balon dan menemukan nama mereka. Sebuah cara kreatif dan menyenangkan untuk mengumumkan kelulusan.
Setelah kegiatan tersebut, Ibu Siti Suciyani Theresia, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah menyampaikan sambutan dan pengumuman resmi kelulusan. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas usaha dan perjuangan siswa-siswi kelas VI. Dengan penuh sukacita, beliau mengumumkan bahwa seluruh siswa dinyatakan lulus 100%, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh yang hadir.
Acara dilanjutkan dengan doa penutup oleh Ibu Susi, memohon restu dan bimbingan Tuhan bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Sebagai penutup acara, para siswa secara bergiliran bersalaman dengan bapak ibu guru, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan serta menerima ucapan selamat atas kelulusan mereka.
Acara kelulusan ini menjadi penanda akhir dari perjalanan siswa-siswi kelas VI di SD Marsudirini Cor Jesu dan sekaligus awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih cerah. Semoga kenangan indah ini akan terus melekat dan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang.
Dibuat oleh Ibu Wiji Purwanti, S. Pd.






oleh Theresia Dwi Handayani | Jun 11, 2025 | Kegiatan
Hari Rabu, 30 April 2025,TK-SD Marsudirini Cor Jesu merayakan sukacita Paskah dalam perayaan Misa Kudus yang diadakan di aula sekolah. Misa ini diikuti oleh Sr.M. Francina, OSF, kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa-siswi dari TK-SD Marsudirini Cor Jesu. Misa dipimpin oleh Romo Sebastianus Prasetya Aditama Nagara,Pr yang dengan penuh semangat mengajak seluruh umat untuk merenungkan makna Paskah yang sesungguhnya.
Dalam Misa kali ini, petugas lektor dan persembahan diambil dari siswa-siswi kelas IV, yang dengan penuh tanggung jawab menjalankan tugas mereka. Hal ini menjadi bagian dari pembelajaran iman sekaligus bentuk keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan rohani di sekolah.
Dalam homilinya, Romo Prasetya mengangkat tema gelap dan terang, sebuah makna mendalam dari kebangkitan Kristus. Ia mengajak seluruh umat untuk merenungkan pentingnya berjalan dalam terang, karena berjalan dalam terang berarti berjalan bersama Yesus Kristus. Ketika kita bersama-Nya, kita tidak perlu takut sekalipun berada dalam kegelapan, karena Kristus adalah terang sejati yang tidak pernah padam.
Lebih lanjut, Romo menegaskan bahwa ketakutan bisa dikalahkan dengan doa. Doa menjadi sarana yang menghubungkan kita dengan Tuhan, sumber kekuatan dan pengharapan. Dalam setiap kegelapan hidup baik itu ketakutan, kesedihan, maupun tantangan kita diajak untuk tetap berdoa dan percaya bahwa terang Kristus akan selalu menyertai dan membimbing kita.
Misa berlangsung dengan baik dan penuh sukacita. Lagu-lagu pujian dinyanyikan dengan semangat oleh para siswa, menciptakan suasana yang hangat dan meriah. Seluruh peserta misa mengikuti jalannya perayaan, menyambut Paskah dengan hati yang bersyukur.
Setelah Misa selesai, kegiatan Paskah dilanjutkan dengan kunjungan kasih kepada para suster di Biara OSF Magdalena Daemen BSB. Kegiatan ini diikuti oleh suster, para guru dan karyawan, komite TK-SD, serta beberapa siswa dari TK dan SD Marsudirini Cor Jesu.
Dalam suasana penuh sukacita, para suster menerima hiburan dari anak-anak TK yang menampilkan tarian kupu-kupu, serta anak-anak SD yang mempersembahkan lagu How Great Thou Art dan Andaikan Punya Sahabat. Suasana menjadi hangat dan penuh kebahagiaan. Kunjungan ini menjadi wujud nyata dari kasih dan perhatian kepada para suster yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan.
Perayaan Paskah ini bukan hanya menjadi momen untuk merayakan kebangkitan Kristus, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat berbagi kasih kepada sesama. Semoga terang Kristus senantiasa menyertai langkah seluruh keluarga besar TK-SD Marsudirini Cor Jesu dalam menjalani hidup dengan penuh harapan dan kasih.
Dibuat oleh Ibu Wiji Purwanti, S. Pd.


{“success”:false,”data”:”Berkas yang diunggah melebihi aturan upload_max_filesize pada php.ini.”}
oleh Theresia Dwi Handayani | Apr 18, 2025 | Kegiatan
Belajar Jadi Pengusaha Cilik yang Kreatif dan Kerja Sama di Alam
SD Marsudirini Cor Jesu kembali menggelar kegiatan field trip yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi para siswanya. Tahun ini, field trip dilaksanakan di Argotelo Salatiga, sebuah kawasan edukasi alam dan industri kreatif yang memadukan konsep pertanian dan kewirausahaan.
Dengan mengusung tema “Belajar Jadi Pengusaha Cilik yang Kreatif dan Kerja Sama di Alam”, kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga gelombang:
Kamis, 10 April 2025: Siswa kelas 5 dan 6 (113 siswa)
Senin, 14 April 2025: Siswa kelas 1 dan 2 (80 siswa)
Selasa, 15 April 2025: Siswa kelas 3 dan 4 (99 siswa)
Setiap rombongan peserta memulai perjalanan dengan naik bus d’ nasima dan tiba di Parkiran Sinode Widya Graha, tempat transit sebelum menuju Argotelo Garden.
Adapun Acara Field trip di Argotelo sebagai berikut:
08.00 – 08.20 → Toilet Time
08.20 – 08.30 → Village Trip ke Argotelo Garden menggunakan kereta kelinci, menjadi awal kegiatan yang seru siswa di alam terbuka.
08.30 – 08.45 → Snack Time dengan menu teh hangat dan olahan singkong khas daerah.
08.45 – 09.15 → Ice Breaking dan Paparan Kewirausahaan, memperkenalkan konsep dasar menjadi pengusaha cilik yang kreatif dan bertanggung jawab.
09.15 – 10.25 → Siswa diajak mengikuti Tarian Petani, praktik langsung Cassava Farming, dan bermain bersama dalam Fun Game yang mengasah kerja sama dan semangat tim.
10.25 – 10.35 → Istirahat ringan dengan minum air mineral dan yogurt.
10.35 – 10.45 → Village Tour ke Argotelo Industri.
10.45 – 11.05 → Tour industri pengolahan singkong keju, siswa belajar proses produksi makanan lokal dengan sentuhan inovasi.
11.05 – 12.00 → Cooking Class: Singkong Fla, siswa dibagi menjadi 4 kelompok dan membuat sendiri olahan singkong yang lezat dan sehat.
12.00 – 12.45 → Makan siang bersama
12.45 – 14.00 →Perjalanan menuju Semarang
Kegiatan field trip ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai dunia kewirausahaan sejak dini. Siswa tidak hanya mendapatkan informasi dan mengenal proses pengolahan hasil tani menjadi produk bernilai jual seperti singkong keju, gethuk crispy, gemblong lumer dan makanan sehat lainnya, tetapi juga terlibat secara aktif dalam praktik cooking class bersama kelompoknya. Dari kegiatan tersebut, anak-anak belajar bahwa menjadi pengusaha bukan hanya soal untung, tetapi juga soal inovasi, kerja keras, dan kolaborasi.
Selain itu, kegiatan outdoor seperti tarian petani dan games menjadi sarana efektif untuk mengembangkan soft skill, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan sportivitas.
Kegiatan field trip ke Argotelo Salatiga menjadi salah satu momen berharga dalam perjalanan pendidikan siswa SD Marsudirini Cor Jesu. Belajar di luar kelas, menyatu dengan alam, dan merasakan langsung proses kreatif dan kerja sama memberi mereka bekal penting untuk menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.
“Belajar itu bukan hanya di kelas, tapi juga di alam dan kehidupan nyata.”
Dibuat oleh : Ibu Wiji Purwanti, S. Pd.










oleh Theresia Dwi Handayani | Feb 27, 2025 | Kegiatan
Outing Class SD Marsudirini Cor Jesu: Pengalaman Belajar Seru di Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi BPTIK dan Museum Ranggawarsita
Pada hari Kamis, 20 Februari 2025, SD Marsudirini Cor Jesu mengadakan kegiatan outing class untuk siswa kelas 5 dan 6. Sebanyak 99 siswa dan 7 pendamping mengikuti perjalanan edukatif ini ke Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK) serta Museum Ranggawarsita. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan siswa di bidang teknologi, sejarah, dan budaya.
Perjalanan dimulai pukul 07.30 dengan keberangkatan dari sekolah menggunakan Elf. Setibanya di BPTIK, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Mereka mengikuti sesi presentasi interaktif yang menjelaskan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Selain itu, siswa juga berkesempatan untuk mencoba berbagai perangkat teknologi yang tersedia, seperti Virtual Reality (VR), teropong bintang dan perangkat pembelajaran berbasis digital. Anak-anak juga menonton bioskop tentang tata surya.
Setelah menyelesaikan kunjungan di BPTIK, perjalanan dilanjutkan ke Museum Ranggawarsita. Di museum ini, siswa diajak mengenal sejarah dan budaya Indonesia melalui berbagai koleksi artefak, diorama, dan informasi tentang warisan bangsa. Mereka belajar mengenai sejarah perjuangan bangsa, budaya Jawa, serta berbagai penemuan arkeologi yang menjadi bagian dari kekayaan sejarah Indonesia. Selain itu, siswa juga berkesempatan untuk menonton film edukatif di bioskop yang ada di museum, yang semakin menambah wawasan mereka dengan cara yang menarik dan menyenangkan.
Outing class ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga meningkatkan rasa ingin tahu dan kepedulian siswa terhadap teknologi serta sejarah bangsa. Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargai perkembangan ilmu pengetahuan serta warisan budaya yang dimiliki Indonesia.
Kegiatan ini diakhiri pukul 13.00 dan para siswa tiba kembali di sekolah pukul 13.45. Outing class ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa SD Marsudirini Cor Jesu dalam mengeksplorasi dunia teknologi dan sejarah secara langsung. Semoga kegiatan edukatif semacam ini terus dilakukan untuk memperkaya wawasan dan pengalaman belajar mereka di luar kelas.
Dibuat oleh : Ibu Wiji Purwanti, S. Pd.






oleh Theresia Dwi Handayani | Feb 26, 2025 | Kegiatan
Pada tanggal 19 Februari 2025, siswa kelas 3 dan 4 SD Marsudirini Cor Jesu menjalani pengalaman luar biasa dalam kegiatan outing class yang penuh dengan pembelajaran dan keseruan. Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Museum Ronggowarsito, sebuah tempat yang penuh sejarah dan budaya. Di sana, anak-anak diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai sejarah peradaban, kesenian, dan berbagai peninggalan budaya yang telah ada sejak zaman dahulu.
Siswa-siswi yang penuh antusias itu diberikan tugas untuk menulis apa saja yang mereka lihat di museum, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam mempelajari setiap detail yang ada. Selain itu, mereka juga menonton video yang memperkenalkan sejarah peradaban dunia, yang menambah wawasan mereka tentang peristiwa besar yang membentuk dunia seperti yang kita kenal sekarang. Setelah sesi belajar yang menarik ini, anak-anak diajak untuk istirahat dan makan siang bersama, mempererat kebersamaan di luar ruang kelas.
Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan menuju Kelenteng Sam Poo Kong, yang jaraknya tidak jauh dari Museum Ronggowarsito. Di kelenteng ini, para siswa diajak berkeliling dan mempelajari berbagai hal menarik tentang tempat ibadah, budaya, dan sejarah yang ada. Dengan bimbingan pemandu yang ramah, anak-anak diajak ke berbagai bangunan yang ada di kompleks kelenteng. Salah satunya adalah Bangunan Kelenteng Utama atau Sam Poo Kong, yang menjadi pusat ibadah dan dihiasi dengan relief yang menceritakan kisah ekspedisi Laksamana Zheng He pada abad ke-15. Relief ini menggambarkan perjalanan dan perjuangan sang laksamana dalam menjalani misinya selama 30 tahun.
Di Kelenteng Sam Poo Kong, anak-anak juga dikenalkan dengan beberapa kelenteng lainnya, seperti Kelenteng Kyai Juru Mudi, Kelenteng Dewa Bumi, Kelenteng Kyai Jangkar, Kelenteng Kyai Nyai Tumpeng, dan Kyai Tjundrik Bumi, serta Gua Pemujaan Sam Poo Kong. Setiap bangunan dan situs memiliki cerita yang sangat menarik, dan siswa-siswi pun mendengarkan dengan penuh perhatian. Mereka belajar tentang sejarah pendiri kelenteng ini serta makna dari patung-patung yang ada di sana.
Setelah berkeliling, anak-anak diajak untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Acara outing class ini ditutup dengan berkumpul bersama, kembali menuju ke sekolah, dan akhirnya pulang ke rumah masing-masing dengan banyak pengalaman berharga dan pengetahuan baru.
Itulah perjalanan outing class yang sangat menyenangkan dan edukatif bagi siswa kelas 3 dan 4 SD Marsudirini Cor Jesu. Kegiatan ini tidak hanya memberi mereka pengetahuan tentang sejarah dan budaya, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan keingintahuan anak-anak terhadap dunia di sekitar mereka.



Dibuat oleh : Bp. Fathur Ridha
oleh Theresia Dwi Handayani | Feb 24, 2025 | Kegiatan
Selasa, 18 Februari 2025 SD Marsudirini melaksanakan kegiatan outing untuk siswa/ siswi kelas I dan II. Outing ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan di SD Marsudirini Cor Jesu. Kunjungan outing kali ini mengajak siswa/ siswi untuk belajar dan mengenal tempat-tempat ibadah, teknologi dan sejarah di masa lampau melaui kunjungan tempat ibadah, BPTIK dan museum. Namun, khusus untuk siswa/ siswi kelas I dan II kali ini melaksanakan kunjungan kedua tempat, yaitu Pura Giri Natha dan Vihara Watu Gong.
Kunjungan pertama adalah di Pura Giri Natha. Seluruh siswa berangkat dari sekolah bersama Bapak/ Ibu guru dan karyawan. Siswa/ siswi menaiki shuttle dan didampingi guru/ karyawan. Sesampainya di Pura, kami disambut hangat oleh kakak-kakak dan para pengurus Pura. Kegiatan selama di Pura, kami mendengarkan penjelasan dari para pengurus tentang Pura Giri Natha, selain itu kami juga dikenalkan dengan kebudayaan serta kebiasaan umat beragama Hindu. Tidak hanya mendengarkan penjelasan saja, kami juga diajak tanya jawab dan bermain games bersama. Setelah selesai sesi kami semua kemudian melaksanakan foto bersama.
Tujuan kedua adalah Vihara Watu Gong. Setelah selesai mengunjungi Pura Giri Natha, kami kemudian melanjurkan perjalanan menuju Vihara Watu Gong. Sesampainya di Vihara siswa/ siswi diberikan kesempaan untuk istirahat dan memakan bekalnya. Siswa/ siswi dan pendamping diijinkan makan sebelum memasuki area yang telah disucikan. Setelah selesai makan, kemudian kami didekati oleh 2 orang kakak cantik yang akan mengantarkan kami berkeliling dan mengenal Vihara Watu Gong. Siswa/ siswi mendengarkan penjelasan tentang asal usul batu berbentuk seperti gong, mengajak kami ke tempat ibadah dan akhirnya kami diajak menuju ke pohon harapan dan sekaligus melihat patung Dewi Kwan In. Seselesainya siswa/ siswi mendengarkan penjelasan dan berkeliling, akhirnya kami semua kembali ke shuttle dan kembali ke sekolah. Segala rangkaian outing pada hari pertama ini berjalan lancar sesuai dengan rencana.




