Batik Ecoprint tumbuhkan kreativitas dalam diri siswa SD Marsudirini Cor Jesu

Batik Ecoprint tumbuhkan kreativitas dalam diri siswa SD Marsudirini Cor Jesu

Seni merupakan bagian penting dari perkembangan anak Sekolah Dasar. Salah satu kegiatan di kelas II SD Marsudirini Cor Jesu yang dapat merangsang kreativitas dan juga jiwa seni anak yaitu kegiatan membatik ecoprint di atas totebag. Karya seni pada batik ecoprint melibatkan elemen alam dan teknik pewarnaan yang ramah lingkungan, serta dapat menggugah imajinasi serta membangkitkan rasa ingin tahu anak. Kegiatan ini masuk kedalam rangkaian kegiatan P5 Kurikulum Merdeka.

Batik ecoprint merupakan salah satu teknik membantik yang menggunakan bahan-bahan alam seperti daun, bungan dan kulit buah-buahan. Prosesnya melibatkan pemadatan bahan-bahan alami tersebut pada permukaan kain yang telah dicelupkan pada pewarna alami. Ketika kain dicelupkan dan diangkat, motif dari bahan alami akan meninggalkan jejak unik pada kain sehingga dapat menciptakan hasil akhir totebag yang cantik dan alami.

Melalui kegiatan membatik ecoprint, anak-anak dapat mengembangkan kreativitas mereka dengan berbagai cara:

1.      Memilih Motif: Anak-anak akan diajak untuk memilih dan menata motif dari berbagai bahan alami. Proses ini memperkuat kemampuan anak dalam memilah, membandingkan, dan membuat keputusan yang melibatkan preferensi dan imajinasi mereka.

2.      Menggali Ide: Anak-anak diajak untuk mencari inspirasi dari lingkungan sekitar mereka, seperti bentuk-bentuk daun, bunga, dan pola-pola alami lainnya. Proses menggali ide ini membantu anak-anak melihat keindahan di sekitar mereka dan menyadari potensi seni dalam hal-hal sederhana.

3.      Eksplorasi Warna: Batik ecoprint menawarkan berbagai pilihan warna alami dari bahan-bahan yang digunakan. Anak-anak dapat bereksperimen dengan kombinasi warna, menciptakan efek visual yang menarik, dan belajar tentang keselarasan warna yang cocok.

4.      Ketelitian dan Kesabaran: Proses membatik ecoprint mengajarkan anak-anak tentang ketelitian dan kesabaran. Mereka perlu menempatkan bahan alami dengan hati-hati pada kain untuk menciptakan motif yang diinginkan.

Kegiatan membatik ecoprint juga membantu mengembangkan jiwa seni anak-anak dengan cara berikut:

1.      Menghargai Alam: Dengan menggunakan bahan-bahan alami, anak-anak belajar untuk menghargai alam dan lingkungan sekitar mereka. Mereka menyadari keindahan alam dan bagaimana menggunakan bahan-bahan alami dengan bijak.

2.      Pengalaman Nyata: Kegiatan membatik ecoprint memberikan pengalaman nyata dalam menciptakan karya seni. Anak-anak dapat merasakan kepuasan ketika melihat hasil karya mereka sendiri dan merasa bangga dengan kreativitas yang telah mereka ungkapkan.

3.      Meningkatkan Keterampilan Seni: Melalui latihan dan eksperimen, anak-anak dapat meningkatkan keterampilan seni mereka. Setiap percobaan memberi mereka peluang untuk belajar dan tumbuh dalam menguasai teknik membatik ecoprint.

Kegiatan membatik ecoprint merupakan pilihan yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan jiwa seni anak kelas II di SD Marsudirini Cor Jesu. Selain menyenangkan, anak-anak juga dapat belajar banyak tentang alam, lingkungan, serta meningkatkan keterampilan seni mereka. Dengan memperkenalkan seni sejak dini, kita membantu membentuk generasi yang kreatif, peka terhadap lingkungan, dan memiliki jiwa seni yang kaya.

Pelatihan Penulisan Artikel Website

Pelatihan Penulisan Artikel Website

Pada tanggal 22 Juli 2023, Yayasan Marsudirini Bangkong mengadakan pelatihan penulisan artikel website untuk guru TK-SD yang berada di komplek Bangkong. Pelatihan ini, diikuti guru-guru TK SD Cor Jesu, TK Martinus, dan SD Antonius 01. Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis sekaligus meningkatkan kontribusi penulis pada website sekolah baik dari sisi kuantitas maupun kualitas artikelnya.

Pelatihan penulisan artikel website ini dilakukan secara luring di SMP Maria Mediatrix dengan mengangkat tema Kualitas Artikel, Jembatan Kepercayaan dan Informasi Efektif. Pelatihan ini lebih berfokus dalam cara menulis berita/press release untuk website.

Dengan adanya pelatihan menulis berita/artikel pada website tersebut, diharapkan mampu meningkatkan citra institusi dan eksistensi sekolah pada dunia modern melalui internet.

“Membumikan Kearifan Lokal Sebagai Ajang Prestasi”

“Membumikan Kearifan Lokal Sebagai Ajang Prestasi”

Pada Bulan Juni 2023, merupakan bulan terkahir dalam tahun pelajaran 2022/2023. Dalam hal ini SD Marsudirini Cor Jesu melaksanakan gelar budaya dan panen karya sebagai acara penutupan tahun pelajaran 2022/2023. Pada tahun pelajaran tersebut SD Marsudirini menggunakan 2 kurikulum, yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Dalam pelaksanaanya Kurikulum Merdekan masih diterapkan pada kelas I dan IV, serta Kurikulum 2013 diterapkan pada kelas II, III, V dan VI.

Selama kurang lebih satu tahun seluruh peserta didik mulai dari kelas I-VI memiliki produk yang dihasilkan. Produk-produk yang dihasilkan ada yang berupa barang, makanan dan juga beberapa penampilan khusus dari beberapa kelas. Namun setiap penampil tetap mengusung unsur kebudayaan, entah dalam hal iringan ataupun kostumnya.

Gelar budaya dan panen karya tahun pelajaran 2022/2023 SD Marsudirini Cor Jesu mengungsung tema “Membumikan Kearifan Lokal sebagai Ajang Prestasi. Tema ini dipilih karena dalam gelar budaya dan panen karya peserta didik menampilkan bebrapa tampilan tarian budaya, serta ada kolaborasi antara orang tua, guru serta peserta didik.

Gelar budaya dan panen karya dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Juni 2023. Seluruh warga sekolah ikut berpartisipasi dalam kelancaran acara ini. Dalam acara ini terdapat berbagai stand olahan makanan yang telah dibuat oleh siswa kelas IV dan kemudian dijual saat acara berlangsung. Selain itu ada juga penampilan dari seluruh tingkatan kelas, penampilan dari beberapa ekstrakurikuler juga menampilkan kebolehannya dengan lihai, serta ada penampilan khusus dari Bapak/ Ibu guru. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai dengan rencana dan setelah acara selesai diakhiri dengan foto bersama peserta didik dengan wali kelasnya. Tak lupa acara juga ditutup dengan doa bersama. 

 

 

MPLS

MPLS

Tanggal 17 Juli 2023 adalah hari pertama peserta didik masuk sekolah tahun ajaran 2023/2024.

Selama tiga hari masuk sekolah merupakan masa pengenalan lingkungan sekolah.

tampak keceriaan anak-anak diawal masuk sekolah. Wajah mereka menggambarkan keceriaan mereka berjumpa kembali dengan teman-teman dan guru-guru setelah sebulan libur . 

HARI ANAK NASIONAL 2023

HARI ANAK NASIONAL 2023

Untukmu, Anak Indonesia 

Puisi berikut dikutip dari buku Kumpulan Puisi Anak “Goresan Pena Sang Pelita”, penerbit Guepedia (2020).

 

Ada banyak hal yang akan aku gambarkan tentang anak Indonesia

Generasi yang akan menjadi penerus bangsa

Selalu menjadi pribadi yang ceria di setiap langkahnya

Dengan disertai canda dan tawanya

Wahai anak Indonesia

Jadilah kebanggaan demi negara

Demi tercapainya sebuah cita-cita

Untukmu anak Indonesia

Tetaplah memiliki karakter yang unik di setiap perjalanan hidupnya

Selalu tebar kebaikan yang akan membuat bangga

Belajar dengan tekun dan rajin demi meraih impian

Karena kuyakin dirimu akan menggapai itu semua

Sertakan doa di setiap perjuanganmu

Agar kelak selalu diberi keberkahan dari sang Maha Kuasa

Untukmu, anak Indonesia

Kegiatan MPLS KELAS I B SD Cor Jesu 2023-2024

Kegiatan MPLS KELAS I B SD Cor Jesu 2023-2024

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh tiap sekolah di awal tahun ajaran baru. MPLS merupakan kegiatan pertama masuk sekolah untuk mengenalkan program, kurikulum, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep, pengenalan diri serta pembinaan awal kultur sekolah. Di dalam MPLS ada HPMS (Hari Pertama Masuk Sekolah). HPMS merupakan moment penting bagi siswa setelah lama libur sekolah, kemudian harus pindah kelas atau pindah sekolah bagi siswa baru.  MPLS juga dapat menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya serta menumbuhkan perilaku positif. Di antaranya kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. Kegiatan MPLS ini wajib diisi kegiatan yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Pengenalan lingkungan sekolah dilakukan dengan memperhatikan perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan dengan sebaik-baiknya.

 

Tujuan kegiatan ini adalah:

1.      Mengenali potensi diri peserta didik baru

2.      Memahami potensi peserta didik di awal tahun pelajaran sebagai asesmen diagnostik

3.      Bentuk beradaptasi peserta didik baru dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah

4.      Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai peserta didik

5.      Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya

6.      Menumbuhkan perilaku positif yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila